Lompat ke isi

Gitar elektrik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Gitar listrik)
Moonlander, Lee Ranaldo, Sonic Youth, Yuri Landman, 2007

Gitar elektrik atau gitar listrik adalah jenis gitar yang menggunakan beberapa pick up untuk mengubah bunyi atau getaran dari string gitar menjadi arus elektrik yang akan dikuatkan kembali dengan menggunakan seperangkat amplifier dan pengeras suara. Suara gitar elektrik dihasilkan dari getaran senar gitar yang mengenai kumparan yang ada di badan gitar yang biasa disebut "pick up". Terkadang sinyal yang keluar dari pick up diubah secara elektronik melalui guitar effect dengan tambahan reverb ataupun distorsi.

Gitar elektrik pertama digunakan oleh para pemain gitar jazz yang memakai amplifier hollow bodied untuk mendapatkan suara yang lebih keras. Gitar elektrik pertama adalah gitar hollow bodied dengan pick up baja yang dibuat oleh pabrikan Rickenbacker pada tahun 1931. Gitar elektrik adalah instrumen kunci dalam perkembangan musik yang muncul sejak tahun 1940, termasuk Chicago Blues, rock and roll, dan blues rock.

Perkembangan gitar elektrik

[sunting | sunting sumber]

Perkembangan penggunaan gitar elektrik ditandai dengan semakin berkembangnya grup musik orkestra jazz pada tahun 1930 dan 1940. Kebutuhan akan gitar dengan suara yang kuat semakin terlihat pada era big band.

Gitar elektrik awalnya didesain oleh pembuat gitar, pencinta elektronika, dan pabrikan alat-alat musik. Inovator gitar Les Paul mengadaptasi instrumen hollow bodied dengan memakai tungsten pick up. Gitar jenis tersebut mulai diproduksi oleh Electro String Instrument Corporation pada tahun 1932. Desain pertama mereka dibuat oleh Harry Watson, seorang ahli yang bekerja di Electro String Company. Gitar baru tersebut dinamai Rickenbacker oleh perusahaan dan menjadi yang pertama di jenisnya. Dokumentasi pertama penampilan dengan gitar elektrik adalah pada tahun 1932 oleh seorang gitaris dari Gage Brewer. Brewer mempublikasikan instrumen barunya dalam sebuah artikel di Wichita Beacon pada 2 oktober 1932 dan terus tampil pada bulan tersebut. Perekaman pertama dengan gitar elektrik dibuat oleh pemain-pemain Hawaiian Style seperti Andy Iola pada awal tahun 1933.

Alvino Rey adalah seniman yang membawa instrumen ini ke penikmat yang lebih luas dalam suatu setingan orkestra besar, kemudian mengembangkan gitar dengan pedal besi untuk Gibson Ediie Durham memperkenalkan instrumen gitar elektrik spanish kepada seorang pemuda yang bernama Charlie Christian yang membuat instrumen tersebut terkenal dalam perjalanan hidupnya dan secara umum dikenal sebagai gitar elektrik pertama dan juga membawa pengaruh yang besar ke dalam musik jazz sampai dekade selanjutnya.

Perekaman pertama gitar elektrik spanish adalah di Dallas September 1939, dalam sebuah session oleh Roy Newman and His Boys sebuah band Western Swing. Gitaris tersebut, Jim Boyd memakai gitar elektriknya sepanjang perekaman 3 buah lagu salah satunya "Corrine, Corrina". Awal-awalnya pabrikan gitar meliputi: Rickenbacker pada tahun 1932, Dobro tahun 1933, National, Audio Vox dan Volu-Ton tahun 1934, Vega, Epiphone, dan Gibson tahun 1936, dan banyak lagi sejak tahun 1936.

Versi instrumen yang paling dikenali saat ini adalah Solid Bodied Electric Guitar atau gitar elektrik berbodi padat, yang terbuat dari kayu padat tanpa ruang udara di bodinya. Rickenbacker menawarkan sebuah gitar elektrik dengan cetakan aluminium yang dijuluki The Frying Pan atau The Pancake Guitar. Dikembangkan tahun 1931 dan mulai diproduksi di musim semi 1932, gitar ini menghasilkan suara yang modern dan agresif. Perusahaan Audio Vox membuat dan mungkin sudah menawarkan gitar solid body di pertengahan 1930. Sebuah gitar padat lainnya didesain oleh seorang musisi dan penemu Les Paul di awal 1940, dia bekerja paruh waktu di Epiphone Guitar. Gitar Log Guitarnya telah dipatenkan dan sering dianggap sebagai yang pertama di jenisnya.

Tahun 1946 seorang tukang servis radio dan perakit amplifier Clarence Leonidas Fender yang lebih dikenal dengan Leo Fender mendesain gitar solid body pertama yang sukses secara komersial dengan sebuah pickup magnetik yang diberi nama Esquire. Esquire versi dua pickup disebut Broadcaster. Gretcsch juga mempunyai drumset yang dipasarkan dengan nama yang mirip "Broadkaster", sehingga Fender mengganti nama tipe gitar tersebut menjadi Telecaster. Tahun 1954 Fender mengenalkan Fender Stratocaster atau Strat. Stratocaster terlihat lebih mewah dan menampilkan berbagai perbaikan dan inovasi melebihi Telecaster. Fender mengenalkan sebuah gitar bass elektrik yang dinamakan Fender Precision Bass pada tahun 1951 sampai 2012.

Pada tahun 1962, Vox memperkenalkan Gitar segi enam "Phantom", aslinya dibuat di Inggris tetapi setelahnya diproduksi oleh Alter EKO dari Italia. Setahun kemudian diikuti oleh tear-drop shaped Mark VI, prototipe yang dipakai oleh Brian Jones dari The Rolling Stones dan kemudian Jhonny Thunders dari New York Dolls. Pada tahun 1960 saat gitar elektrik 12 string mulai populer, Vox memperkenalkan Panthom XII dan Mark XII. Vox juga memproduksi model tradisional lain dari 6 senar dan 12 senar baik di Inggris maupun Italia.

Konstruksi

[sunting | sunting sumber]

Konstruksi gitar elektrik terdiri dari banyak variasi, ditinjau dari material yang digunakan untuk bodi gitar, bentuk potongan bodi dan peletakan neck, bridge, dan pickup ada beberapa fitur dijumpai hampir di semua tipe gitar: Headstock; berisikan machine head yang digunakan untuk tuning gitar, nut; berupa potongan logam atau plastik tipis panjang sebagai penopang senar sebelum melalui fretboard/ fingerboard, machine head; berupa gear cacing yang bisa diputar atau digerakkan dalam mengatur ketegangan senar untuk mendapatkan nada, fret; berupa potongan logam tipis yang sebagian ditanamkan ke fretboard, berfungsi perhentian senar sewaktu senar ditekankan ke fretboard untuk mendapatkan nada yang diinginkan. Neck dan fretboard; memanjang dari nut sampai ke bodi gitar dan di neck joint, neck dilem atau dibaut ke bodi gitar,bodi; terbuat dari kayu keras yang divernis dan diwarnai, tetapi beberapa bodi gitar terbuat dari polikarbonat dan material lainnya, pickup; biasanya berupa pickup magnetik, knop kontrol; berupa potensiometer untuk volume dan tone, bridge tetap di beberapa gitar, bridge tidak tetap disebut tremolo sistem dipakai sebagai pengganti memungkinkan pemain untuk membelokkan nada dan juga menampilkan efek vibrato pada permainan gitarnya.

Umumnya merupakan pickup magnetik, dibandingkan dengan gitar akustik yang memiliki hollow bodi, gitar elektrik menghasilkan suara yang sangat kecil, sehingga sebuah gitar elektrik harus disambungkan dengan sebuah amplifier untuk menguatkan suaranya. Ketika senar dipetik getaran senar akan menimbulkan arus yang sangat kecil di dalam pickup magnetik (berupa magnet yang dililit dengan kumparan kawat wayar). Arus ini kemudian diteruskan ke amplifier dengan sebuah kabel.

Tremolo Arm

[sunting | sunting sumber]

Beberapa gitar elektrik menggunakan tremolo arm (kadang disebut whammy bar atau vibrato bar dan sering disingkat dengan trem), berupa sebuah tuas yang dihubungkan dengan bridge tidak tetap untuk mengendurkan dan menegangkan senar secara temporal, untuk mengubah nada dan menghasilkan vibrasi atau efek portamento. Awalnya sistem tremolo mulai diragukan dan menyebabkan gitar gampang out of tune dan juga memiliki keterbatasan nada. Fender kemudian mendesain tremolo yang lebih baik, tetapi Fender menahan hak patennya, sehingga pabrikan-pabrikan lain tetap memakai sistem yang lama.

Dengan berakhirnya hak paten Fender dengan jenis Stratocaster tremolo, berbagai perbaikan-perbaikan jenis ini dilakukan secara internal, sistem multi spring tremolo akhirnya keluar. Floyd Rose memperkenalkan salah satu perubahan pertama sistem vibrato ketika di akhir 1970 ia mulai bereksperimen dengan "locking" nut dan bridge yang bekerja untuk menjaga tune gitar bahkan dengan whammy bar akrobatik yang berat sekalipun.

Guitar Effect

[sunting | sunting sumber]

Sementara besarnya suara gitar akustik bergantung pada getaran bodinya yang diperlengkapi dengan ruang udara, besarnya suara sebuah gitar elektrik bergantung pada induksi sinyal elektrik magnetik yang ditimbulkan oleh senar logam yang dekat ke pickup. Sinyal tersebut dibentuk dalam alurnya menuju ke sebuah amplifier menggunakan seperangkat sound effect untuk memodifikasi nada dan karakteristik sinyal. Sirkuit pembentukan suara yang paling umum adalah berupa kontrol volume, gain, tone dan saklar pickup selektor yang ditemui hampir di semua jenis gitar elektrik.

Tahun 1960 beberapa gitaris mulai mengeksplorasi sebuah cakupan yang lebih luas dalam efek penadaan dengan mendistorsikan suara, dengan menambahkan gain dan volume dari preamplifier yang menghasilkan suara yang samar (fuzzy). Efek ini disebut "clipping" oleh ahli suara karena ketika ditampilkan dengan osiloskop, bentuk gelombang sinyal yang didistorsi terlihat terpotong pada puncaknya. Ini bukan sebuah perkembangan baru pada instrumen, tetapi menghadirkan sedikit pergeseran dalam estetika.

Tahun 1960 warna-warna penadaan pada gitar elektrik selanjutnya dimodifikasi dengan mengenalkan sebuah effect box dalam alur sinyal, dibangun dalam sebuah casis logam dengan saklar on/off dengan kaki. Sepertinya stomp box telah menjadi bagian penting dalam banyak genre musik. Secara tipikal sound effect meliputi stereo chorus, fuzz, wah-wah, flanging, compression/ sustain, delay, reverb, dan phase shift. Tidak semua gitar efek berupa elektrik tahun 1967, Jimmy Page dari The Yardbird dan Led Zepelin menciptakan psychedelic sound effect dengan memainkan gitar dengan sebuah penggesek biola dan memukul senar dengan penggesek tersebut.

Tahun 1980 dan 1990, effect digital dan software effect mulai bisa mereplikasi effect analog. Efek digital ini mencoba suara yang dihasilkan effect analog dengan untuk memvariasikan derajat kualitasnya. Begitu banyak program komputer untuk efect gitar bisa diunduh secara gratis via internet. Sekarang dengan memakai sebuah soundcard sebuah komputer bisa digunakan sebagai sebuah effect gitar digital. Meskipun effect digital dan software effect banyak memberi keuntungan, banyak gitaris masih memakai effect analog.